PMKRI Sumut-NAD Dorong Penguatan Tata Kelola Lingkungan Hidup, Penegakan Hukum dan Perlindungan Masyarakat Rentan


 


 

Advertisement

Selamat Datang di Portal KATA KABAR NEWS : Informatif*Aktual*Terpercaya


 

PMKRI Sumut-NAD Dorong Penguatan Tata Kelola Lingkungan Hidup, Penegakan Hukum dan Perlindungan Masyarakat Rentan

Kata Kabar News
Minggu, 04 Oktober 2026

 

Katakabarnews.com Medan - Sumatera Utara Komisaris Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Sumatera Utara - Nanggroe Aceh Darussalam (Komda PMKRI Sumut-NAD), *Sirdo Sagala*, mendorong penguatan kolaborasi multipihak untuk menjawab persoalan ekologis, hukum, dan sosial di Sumut dan Aceh.


Menurut Sirdo, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan, keadilan sosial, kepastian hukum, dan perlindungan masyarakat.


> “Pembangunan harus mampu menghadirkan kesejahteraan sekaligus memberikan rasa aman. Ekonomi, lingkungan, penegakan hukum, dan hak masyarakat tidak seharusnya dipisahkan,” tegas Sirdo.


*Tiga Sorotan PMKRI:*


*1. Lingkungan Hidup:* Meningkatnya risiko bencana, perubahan cuaca, dan tekanan ekosistem harus dilihat sebagai persoalan keselamatan masyarakat. Kebijakan lingkungan perlu berbasis kajian, data, dan prinsip kehati-hatian.


*2. Penegakan Hukum:* Jika ditemukan pelanggaran ketentuan lingkungan dan tata ruang, penegakan hukum harus transparan, profesional, dan berkeadilan. Korupsi dan kerusakan lingkungan sama-sama merugikan publik dan meningkatkan kerentanan masyarakat.


*3. Sosial Kemasyarakatan:* Partisipasi masyarakat bukan formalitas. Warga di sekitar wilayah pembangunan memiliki pengetahuan langsung tentang lingkungannya dan harus dilibatkan dalam perumusan kebijakan.


Sirdo menegaskan PMKRI Sumut-NAD akan mengambil peran sebagai *mitra kritis dan konstruktif* yang tetap independen, melalui dialog dengan pemerintah, legislatif, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat sipil.


Di bawah kepemimpinannya, Komda PMKRI Sumut-NAD fokus pada 3 bidang strategis: lingkungan hidup, penegakan hukum, dan pemberdayaan masyarakat rentan.


Terkait agenda nasional, Sirdo menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya *PMKRI Cabang Medan sebagai tuan rumah Rakernas PMKRI Sanctus Thomas Aquinas* di Medan. Rakernas diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan pertukaran gagasan kader se-Indonesia untuk melahirkan rekomendasi yang relevan bagi masyarakat.


> “Dari Sumatera Utara, kita ingin tunjukkan gerakan mahasiswa yang kritis, independen, intelektual, sekaligus konstruktif. Tujuan akhirnya sederhana: masyarakat yang adil, aman, sejahtera, dan lingkungan yang berkelanjutan,” pungkas Sirdo.


(Redaksi).